Top Ad unit 728 × 90

www.maniakqq.com

ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja

ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja
ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja

DEWA POKER - ISIS dikatakan bertanggung jawab atas bom mematikan yang terjadi di dua gereja koptik di Egypt di hari Minggu sebelum Paskah, serangan terhadap masyarakat yang mudah diserang pada hari penting kalender umat Kristen.

Jumlah korban setidaknya mencapai 47 orang pada Senin pagi, media pemerintah melaporkan. Setidaknya 27 orang terbunuh di dalam gereja di bagian utara kota Tanta, dan 16 terbunuh di luar gereja di Alexandria, empat lainnya belum dapat dipastikan meninggal di lokasi mana.

Dalam pernyataan yang diedarkan lewat pesan telegram dan diedarkan oleh beberapa pendukung ISIS, kelompok militan mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri berkebangsaan Egypt. Pihak berwenang Egypt belum mengkonfirmasikan kebangsaan pelaku bom tersebut.

ISIS memberi peringatan dengan serangan yang lebih banyak dalam pernyataan tersebut. " Tentara Salib dan pengikutnya yang murtad harus berhati-hati karena tagihan diantara kami dan mereka sangat besar, dan mereka akan membayarnya seperti sungai yang berisi darah dari anak-anak mereka, jika Tuhan berkehendak," kata Kelompok itu dalam bahasa Arab.

Peringatan keadaan negara darurat selama tiga bulan akan dideklarasikan beserta kasus bom, setelah langkah-langkah yang resmi dan berdasarkan undang-undang dasar diselesaikan. Presiden Egpystp, Abdel Fattah el-Sisi mengatakannya pada hari Minggu.

Bagaimana serangan terjadi

ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman di Gereja, Egypt
St.George, Tanta

Pengeboman bermula pada hari Minggu sebelum Paskah, hari yang menandakan mulainya minggu suci bagi umat Kristen. Serangan pertama pada hari Minggu sebelum paskah terjadi di Gereja St. George di Tanta, membunuh setidaknya 27 dan melukai 78 orang lainnya, pemerintah TV melaporkan. Alat peledak telah dipasang dibawah kursi aula utama, katanya.

Cuplikan bertia dari Tanta memperlihatkan orang-orang berkumpul di Gereja, menyanyikan lagu pujian. Kemudian video tersebut berubah menjadi balok-balok dan jeritan mengerikan dan tangisan pada latar video.

 https://youtu.be/W4XPfhUfkzk


"Segalanya yang ada di dalam gereja dihancurkan." kata Peter Kamel, orang yang melihat keadaan dalam gereja setelah pengeboman terjadi, pilar marbel di lapisi dengan darah, katanya.

Kamel mengatakan bahwa imam dan anggota paduan suaralah yang paling banyak terluka.

Tidak lama kemudian, paling sedikit 16 orang meninggal dan 41 lainnya terluka dalam penyerangan bom bunuh diri di St. Mark's Coptic Orhtodox Cathedral di Alexandria, menurut dua kabar berita negara.

Petugas Polisi yang telah diposisikan di depan Gereja mengehentikan seorang pria yang memakai tali pinggang peledak saat hendak memasuki gereja, kata Mentri Dalam Negri. Paling sedikit dua petugas, seorang pria dan seorang wanita terbunuh disertai dengan warga sipil dan anggota polisi lainnya.



Seorang blogger asal Egypt, Maged Butter mengatakan dia melihat lima atau enam ambulans dan noda darah 100 meter dari tempat ledakan, yang terjadi didekat gerbang gereja.

Dia mengatakan para wanita menangis dan mencari orang-orang yang mereka sayangi dan menyoraki polisi dan mengatakan bahwa polisi tidak menjaga mereka.

"Sesekali, saya melihat seseorang menangis, Saya menerka bahwa mereka adalah umat Kristen dan mereka terus bertanya 'Apakah kalian melihat kerabatku? Apa kalian melihat keluargaku? " kata Butter.

Tindakan Egypt

ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja
Kegagalan Petugas Keamanan di mata Warga Mesir

Presiden Egypt mendeklarasikan hari berduka nasional selama tiga hari atas kejadian bom bunuh diri tersebut.

Tindakan atas penyerangan ini, pihak negara akan membentu dewan tertinggi untuk melawan teroris dan tindakan ekstrim, Sisi mengatakannya di televisi negara setelah melakukan rapat darurat mengenai Dewan Nasional Pertahanan Negara.

Kita harus memperhatikan warga negara Egypt dan Budaya Egypt. Kita tahu in imerupakan pengorbanan yang besar tapi kita masih mampu untuk menghadapinya, katanya.

"Serangan ini tidak akan mengacaukan penyelesain dan kehendak dari warga Mesir untuk melawan pasukan iblis, tapi malah menguatkan tekad mereka untuk maju dan mewujudkan keamanan, stabilitas dan perkembangan yang komprehensif," kata Presiden dalam pernyataannya.
ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja
Warga Mesir Merespon Tindakan Bom Gereja Oleh ISIS 'Terormu membuat kita bersatu'


'Jasad-jasad dan Bagian tubuh dimana-mana'.

Fadi Sami mendengar kabar mengenai pengeboman di Tanta saat dia duduk di Gereja Katredal Alexandria pada hari Minggu. Kepala Gereja Mesir, Pope Tawadros II sedang memimpin doa hari Minggu sebelum Paskah.

Meskipun tidak ada yang mengumumkan kabar tentang Tanta, Sami berkata dia dapat mendengar kesedihan dari Pope. Dia meninggalkan tempat saat Pope menyelesaikan khotbahnya. Dua puluh menit kemudian, pembom bunuh diri itu meledakkan dirinya di Gerbang Gereja.

"Saya kembali dan areanya telah dipenuhi asap. Toko-toko sekitar Gereja telah hancur,"katanya. " Banyak tubuh dan bagian tubuh dimana-mana, di luar dan di dalam gerbang. Aku melihat seorang pria mengumpulkan apa yang tersisa dari anaknya di dalam tas."

ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja
Seorang Wanita Yang Mencoba Mencari Orang Tercintanya Setelah Penyerangan Bom di Alexandria

Alexandria berkedudukan di Mediteranian dan memiliki jumlah populasi umat Kristen yang besar. Biasanya pusat kota penuh kesibukan tapi relatif sepi pada hari Minggu karena libur. " Terima Kasih Tuhan karena ini hari Minggu, dan banyak toko-toko yang tutup." kata Butter.

ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja
Tim Penyelamat membantu Korban Penyerangan di Alexandria
Pengeboman terjadi beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Menyambut Sisi ke Washington dan menyatakan bantuannya untuk Mesir. Topik yang menjadi perhatian adalah mengenai aksi teror dan ISIS. Donal Trump mengutuk serangan hari Minggu di Twitter dan berkata, " merasa percaya diri bahwa Sisi dapat menangani situasi ini dengan benar."

Sisi ditemukan di hari Sabtu dalam Kongres Delegasi dipimpin oleh US. Rep Darrell Issa, kata pemerintah Mesir. Pertemuan tersebut membahas upaya penyerangan dan strategi untuk melawan teror sementara mengembangkan toleransi beragama dan penerimaan terhadap yang lain.

Pada hari Minggu, Presiden Trump menelepon Sisi dari Pesawat Air Force One untuk mengucapkan turut berduka cita, kata seorang pejabat senior - DEWA POKER
ISIS Bertanggung Jawab Atas Pengeboman Dua Gereja Reviewed by OngOng on April 09, 2017 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by Maniak QQ © 2014 - 2015
Powered by Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
maniakqq