Top Ad unit 728 × 90

www.maniakqq.com

Russia Mengirim Kapal Perang setelah Kasus Bom di Syriah

Black Sea Kapal Perang Rusia

Russia Mengirim Kapal Perang kepada Angkatan Laut Amerika Serikat Setelah Bom di Syriah


Bandar Ceme - Russia mengerahkan kapal yang paling canggih 'Black Sea' pada hari Jumat di Mediteranian Timur, dimana Angkatan Laut Penghancur milik AS telah meluncurkan serangan udara sehari sebelum melawan militer suriah yang didukung Moskow.

Sebagai pemimpian Russia mengecam Serangan pertama yang disengajai Amerika Serikat terhadap militer di Presiden Suriah, Bashar al-Assad sejak 6 tahun mulainya konflik di negara itu. Laksama Russia, Grigorovich dilaporkan meninggalkan pelabuhan Sevastopol, Crimea dan menuju ke pelabuhan penghancur AS yaitu USS Porter dan USS Ross.

Kapal-kapal telah meluncurkan rentetan 59 Rudal jenis Tomahawk pada Jumat Pagi terhadap landansan penerbangan Suriah, yang Washington duga merupakan asal dari serangan kimia di kota yang dikuasai pemberontak Suriah di Idlib.

Moskow berpendapat bahwa racun itu merupakan hasil dari serangan udara Suriah difasilitasi senjata kimia yang digunakan oleh pemberontak dan dia juga mengatakan itu akan mnejadi langkah yang rumit untuk melindungi tentara Suriah dari tindakan lebih lanjut AS.

Kapal Perang 4000 ton milik Rusia berlabuh dengan disenjatai rudal kalibri,  Salah satu proyektil tinggi terbaru dan paling mematikan milik Moskow, dan menuju dermaga di kota Tartus, Suriah, menurut pejabat kantor berita TASS. Perjalanan kapal juga dikonfirmasi oleh Spotter Kapal Turki, Yoruk Isik, yang mengatakan kepada kantor berita mengenai AS Nawal yang telah melewati Selat Bosphorus dalam 9 hari setelah melakukan pelayaran dari Mediteranian.

Laksamana Grigorovich terlibat dalam pelatihan angkatan laut bersama dilakukan pada hari Rabu antara Russia dan Turkey.  Armada Kapal 'Black Sea' milik Russia dan Angkatan Laut Turkey berlatih untuk pertahanan masing-masing dan operasi penyelamatan pada kode-kode atas kerjasama antara Moskow dan Ankara, yang telah mendukung aliansi lawan di Eropa dan Timur Tengah. Turkey, anggota dari NATO, telah mendukung kelompok pemberontak terhadap Assad.

Presiden Russia, Vladimir Putin melihat keputusan Presiden Donald Trump untuk meluncurkan serangan udara di pangkalan udara Suriah sebagai 'pukulan yang menunjukkan hubungan Russia dan Amerika yang sudah dalam status 'penyesalan, menurut Juru bicara resmi Dmitry Peskov. Menteri Pertahanan Rusia juga membatalkan persetujuan atas pertahanan udara dengan AS dan Anggota Militer Rusia di Suriah sebagai dua kekuatan yang memiliki persamaan tujuan beroperasi militer terhadap Kelompok Islam yang dikenal dengan ISIS, dan kelompok jihad lainnya. Operasi yang dilakukan oleh AS dan Russia bertujuan untuk mendekatkan pasukan masing-masing satu sama lain dan kesepakatan itu bermaksud untuk mencegah potensi akan bentrokan.
Russia Mengirim Kapal Perang setelah Kasus Bom di Syriah Reviewed by OngOng on April 07, 2017 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by Maniak QQ © 2014 - 2015
Powered by Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
maniakqq