Top Ad unit 728 × 90

www.maniakqq.com

Bermula dari kasus 'Ahok', Salah Satu Resotan di Sydney 'Willis Canteen' Bangkrut

Bermula dari kasus 'Ahok', Salah Satu Resotan di Sydney 'Willis Canteen' Bangkrut

Bermula dari kasus 'Ahok', Salah Satu Resotan di Sydney 'Willis Canteen' Bangkrut
Willis Canteen Sydney

Bandar Ceme - Kasus Ahok yang berujung masuk penjara mengakibatkan sebuah restoran di Australia tutup permanen. Kenapa begitu ?

Beberapa hari yang lalu, kejadian ini sempat menjadi viral di Twitter.

Peristiwa ini dibagikan oleh 'Chirpstory' di twitternya.

Willis Canteen Sydney dimiliki oleh seorang pria asal Indonesia bernama Teuku Indra Utama. Dulunya, Willis Cantten terkenal karena Indonesian Cuisine yang enak dan mantap. Pelanggannya juga mencakup grafik yang tinggi karena ramai di kunjungi pelanggan.

Harga menu makanannya relatif terjangkau, berkisar AUD30 setara dengan sebungkus rokok Djarum Super. Mulanya semua aman & damai, hingga Pilkada DKI dimulai dan kampanye brutal menggunakan isu agama dimulai.

Awalnya masih aman hingga akhirnya Ahok kalah dan dipenjara. Nah.. Barulah kisah ini dimulai. Status-status hatespeech Indra di fb pribadi menjadi viral. Semua karena Indra nyinyir terhadap aksi lilin Sydney, netizen yang terganggu langsung ngulik wall ybs.

Bermula dari kasus 'Ahok', Salah Satu Resotan di Sydney 'Willis Canteen' Bangkrut
Indra Utama Owner Willis Canteen Minta Maaf


Sialnya, alih-alih ingin minta maaf, Indra malah mengulangi perbuatan yang sama, membuat status hatespeech.

Mungkin Indra lupa, bahwa dia hidup dan mencari nafkah di Sydney. Tempat multi etnis dan multi agama yang sangat rentan dengan adanya sikap rasis. Itu sangat menjadi hal yang tidak terampuni.

Netizen yang mulai jengkel lalu membombardir akun Willis Canteen di Tripadvisor, FB, dan Zoomato. "Jangan makan disini, ownernya rasis'.

Tak butuh waktu yang lama, bisnis yang digeruti oleh Indra tersebut gulung tikar, dan tatapan sinis pun dia dapatkan dimanapun dia pergi. Tidak perlu makan waktu sebulan semuanya habis.

Apadaya nasi telah menjadi bubur, efek kampanye kebencian di Pilkada DKI merasuk dan memberikan efek yang jauh tak terbayangkan. Penyaluran dari provokator ke provokator lain membuat imbas terhadap anak-anak SD sampai mahasiswa dan bahkan ke pemerintahan.

Willis Cantten Sydney ini hanya salah satu contoh yang terlihat. Mungkin kedepannya akan ada yang menyusul. Di facebook juga sudah mulai massif gerakan boikot bisnis rasis.

Banyak pemilik bisnis mulai kampanya Pecat pegawai radikal dan intoleran, Owner bisnis yang melakukan kampanye pecat pegawai itu bukan hanya owner non muslim, tapi juga owner muslim.

Entah kapan ini berakhir, tapi semoga segera berakhir, karena sangat bersifat menghancurkan.

Willis Canteen? Mending saya makan di warung biasa aja, halal juga.

Semua bermula dari Ahok yang dituding melakukan penistaan agama sampai divonis 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.








Bermula dari kasus 'Ahok', Salah Satu Resotan di Sydney 'Willis Canteen' Bangkrut Reviewed by OngOng on May 27, 2017 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by Maniak QQ © 2014 - 2015
Powered by Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
maniakqq