Top Ad unit 728 × 90

www.maniakqq.com

Jumlah Populasi Badak Sumatra Yang Mengkhawatirkan

Jumlah Populasi Badak Sumatra Yang Mengkhawatirkan

Jumlah Populasi Badak Sumatra Yang Mengkhawatirkan
Jumlah Populasi Badak Sumatra Yang Mengkhawatirkan

Bandar Ceme - Setiap tahunnya pada tanggal 22 September selalu menjadi Hari Badak Sedunia. Hari Badak Sedunia hanya diperingati oleh negara yang memiliki satwa langka ini dengan serentak.

Di Indonesia memiliki 2 jenis badak, yakni Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus) yang tinggal di Habitat Taman Nasional Ujung Kulon, Banten dan Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) di Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Provinsi Lampung dan Kawasan Ekosistem Leuser, Provinsi Aceh.

Badak Jawa sendiri menunjukan peningkatan positif, sedangkan badak sumatera tidak. 200 tahun yang lalu populasi badak sumatera ini mencapai 10ribu individe, pada tahun 1985, populasi ini menurun hingga kurang dari 100 individu dari angkat sekitar 600.

Badak ini diperkirakan hanya menempati 237.100 hektar di bentang alam Kawasan Ekosistem Leuser, 63.400 hektar di Taman Nasional Way Kambas dan 82.000 hektar di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Sudah begini mau ketimpa nasib buruk lagi !?



Sebulan yang lalu, Gubernur Aceh, mengeluarkan surat dukungan untuk menyetujui proyek panas bumi dan memohon penurunan zona ini Taman Nasional Gunung Leuser dan Kehutanan untuk pembangunan pembangkit listrik.

Masa membangkun pembangkit listrik di kawasan ekosistem Leuser ?!

Pembangunan PLTA ini diproyeksikan akan menghasilkan 180 MW listrik dan diharapkan dapat mengatasi krisis listrik di Aceh.

Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser adalah Cagar Biosfer, Asean Heritage Park dan Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera,  kawasan hutan terakhir di dunia sebagai habitat badak sumatera, gajah sumatera (Elephas maximus), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), dan orangutan sumatera (Pongo abelii).

Pembangunan seperti ini dapat merusak habitat mereka, lagipula keempat megafauna ini merupakan iklon pariwisata. Ini juga dapat berdampak buruk terhadap peran hutan dalam menjaga kualitas air, menyerap karbon, dan menahan banjir.

Jika pemerintah Indonesia memilih untuk mengabaikan mosi ini, maka komitmen yang pernah Indonesia buat untuk mencapai rencana strategis Biodiversitas 2011-2020 dan Aichi Target serta UN Sustainable Development Goals akan sulit tercapai.

Masih banyak kawasan konservasi yang dapat dimanfaatkan selain kawasan ini. Sangat tidak bagus bila upaya pemenuhan listrik harus di bangun di Kawasan Ekosistem Leuser yang sangat tinggi ragaman hayatinya.

Pihak pemerintah Aceh dan mentri lingkungan rela meninggalkan kisah badak Sumatra kepada generasi mendatang ? Yang diakibatkan pembangunan PLTA di kawasan tersebut ?

Semoga hari badak menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali mencerna komitmen dalam menjaga kelestarian badak dan satwa terancam lainnya.





Jumlah Populasi Badak Sumatra Yang Mengkhawatirkan Reviewed by OngOng on June 03, 2017 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by Maniak QQ © 2014 - 2015
Powered by Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
maniakqq